Purbararang memakan kekesalan yang besar sehabis teruji rambutnya yang sebetis takluk jauh dengan rambut Purbasari yang sejauh tungkak. Purbararang amat malu mengalami kekalahannya. Buat menutupi kekalahannya. Purbararang mengemukakan tantangan terkini buat Purbasari. Tidak tanggung- tanggung tantangan ini diucapkan didepan semua warga Kerajaan Pasir Batang. Dengan suara berdengung supaya didengar masyarakat warga, Purbararang mengatakan.” Bila wajah tunanganmu lebih ganteng dibanding wajah tunanganku, takhta Pasir Batang hendak kuserahkan kepadamu. Tetapi bila kebalikannya, hingga anda harusnya melepaskan lehermu dipenggal pengeksekusi kerajaan.”

Purbasari mengerti ia tidak hendak sanggup berhasil pada tantangan kali ini. Tetapi cintanya pada Lutung Kasarung buatnya kuat. Ia memegang tangan Lutung Kasarung.“ Saya mencintaimu serta mau anda jadi suamiku.” Ucapnya pada Lutung Kasarung. Air mata berlinang mengalir dikedua pipinya. Lutung Kasrung menanggapi memegang tangan Purbasari setelah itu menyapu air mata dipipi gadis menawan jelita itu.

Purbararang tersimpul terbahak- bahak.” Monyet gelap itu tunanganmu?”

“ Iya.” Jawab Purbasari berdengung serta afdal.

Saat sebelum Purbararang menginstruksikan pengeksekusi buat memotong Purbasari. Lutung Kasarung seketika bersandar bersila dengan mata terkatup. Mulutnya nampak komat- kamit. Seketika asap tebal menyelimuti badan Lutung Kasarung. Tidak dalam durasi yang lama, asap tebal lenyap, wujud lutung kasarung dengan wajah kurang baik, lenyap bersamaan berlalunya asap kental. Bertukar dengan wujud Pangeran guru Minda yang amat ganteng serta gagah.

Terperanjatlah seluruh yang muncul ditempat itu mengalami mukjizat yang luar lazim itu. Alangkah tampannya Pangeran Guru Minda, apalagi amat jauh melampaui ketampanan Indrajaya tunangan dari Purbararang.

Pangeran Guruminda lalu memublikasikan kalau istri raja kerajaan Pasri Batang yang sesungguhnya merupakan Purbasari. Purbararang sudah hadapi kegagalan dari tantangan yang dibuatnya sendiri.

Dalam situasi semacam itu, Purbararang tidak bisa melawan serta ingin tidak ingin membenarkan kekalahannya. Tidak terdapat lagi yang dapati diperbuatnya tidak hanya menyerakan takhta kerajaan pasri batang pada adiknya Purbasari. Ia juga berharap maaf atas kesalahan yang sudah dikerjakannya bersama Indrajaya tunangannya. Dengan kebaikan hatinya, Purbasari mengampuni kekeliruan abang sulungnya itu.

Semenjak dikala itu Purbasari kembali memerintah bagaikan Istri raja. Seberinda orang amat berbahagia menyongsong istri raja mereka yang terkini, serta sekalian terbebas dari argari rezim Purbararang yang kejam. Mereka terus menjadi bergembira mengetahuii kalau Istri raja Mereka Purbasari menikah dengan Pangeran guruminda yang ganteng serta gagah. Purbasari serta Pangeran guruminda juga hidup bergembira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *