Cerita Rakyat Legenda Asal-Usul Bawang Putih

Cerita Rakyat Legenda Asal-Usul Bawang Putih – Di sebuah desa, ada seorang perempuan yang punyai anak yang terlalu cantik. Kecantikannya terkenal sampai ke penjuru negeri. Banyak sekali laki laki yang mendambakan memperistri gadis itu. Hingga suatu hari, ibunya menjodohkan sang gadis bersama seorang bangsawan.

Gadis itu terlalu senang. Ia pun dibawa ke tempat tinggal bangsawan itu bersama sang ibu. Mereka hidup bersama bahagia dan tak berkekurangan.

Tetapi, banyak laki laki yang masih mendambakan gadis itu. Ada seorang pemuda yang berusaha membunuh suami gadis itu. Dan pada akhirnya suami gadis itu pun meninggal.

Sungguh sedih hati gadis itu. Kini, ia kembali hidup cuma bersama ibunya. Pemuda yang membunuh suami gadis itu hendak mempersuntingnya. Namun, budak sang bangsawan tak terima. Ia masih ingat bersama kebaikan tuannya. Budak bangsawan itu pun pada akhirnya membunuh laki laki yang sudah membunuh majikannya itu.

Gadis itu menjadi Taruhan Bola terlalu sedih. Banyak nyawa yang hilang akibat kecantikannya. Kemudian ia berkata kepada ibunya,”Ibu, aku akan kembali ke desa. Aku akan hidup di sana bersama damai.”

Sang ibu setuju. Setelah berkemas-kemas, mereka berdua pun segera pulang ke desa. Namun, gadis itu masih senantiasa bersedih. Rupanya masih banyak laki laki yang memperebutkannya. Kemudian ia pun memohon kepada dewa.

“Ambillah nyawaku, Dewa. Daripada banyak nyawa yang mati karenaku,” ujar gadis tersebut.

Dewa mengabulkan permintaan gadis itu. Gadis itu pun mati, lantas dikubur di belakang rumah. Ibunya terlalu sedih bersama kematian gadis itu. Sang Ibu terus menangis di kuburan anaknya, sampai air matanya membasahi kuburan itu.

Beberapa bulan kemudian, tumbuhlah rumput di atas kuburan gadis itu. Ibunya pikir itu adalah rumput benalu yang tak berguna. Ia pun bersihkan rumput itu. Tetapi anehnya, pas ia mencabut rumput itu, seperti ada nada yang memanggilnya.

bu, itu adalah gigi anakmu,” ucap nada itu.

“Terima kasih, Dewa. Akhirnya ada sesuatu yang sanggup dijadikan kenangan dari putriku,” ujar sang Ibu.

Ibu gadis itu terlalu senang. Ia lantas menanam rumput itu di depan rumahnya. Ia menjaga bersama baik rumput itu, dan sekarang dikenal sebagai bawang putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *